PAGI DUKA PENUH TAWA

Perjalanan dalam menciptakan sejarah dalam keidupan memanglah tak mudah, semua membutuhkan keihkhlasan dalam menjalaninya demi cita-cita mulia untuk bangsa. Tiga setengah tahun saya meniti pendidikan di universitas kanjuruhan malang pahit manis kehidupan selalu menghiasi dalam setiap harinya. seperti saat ini yang dalam kondisi "Pagi Duka Tapi Penuh Tawa".

Pagi ini hari senin tanggal 21 November 2016 Terbangun dalam petang perut berbunyi memanggil nama nasi untuk datang menghampiri. Kondisi perut sudah 2 hari endak terini nasi membuat perut marah karena tak ada yang menemani hari-harinya. karena sudah lapar saya langsung ke dapur, lihat apa yang tersisa di dapur kontrakan. Ternyata eh ternyata, Beras, gula, teh, kopi, minyak goreng, gas , dan semuanya pada kosong. Berdukalah aq dengan kondisi pagi hari ini.
Lapar dalam perjuangan itu sudah biasa, bagi seorang pejuang itu tak menjadi sebuah halangan dalam melangkahkan kakinya menuju cita-cita mulianya.tawa pasti selalu ada walaupun kondisi perekonomian di rundung duka. kebetulan pagi hari ini aq ada senior dari UIN yang orangnya kebetulan humoris dan selalu memberikan semangat untuk berjuang dan bersyukur atas keadaan apapun. Karena kondisi dalam kelam ekonomi alias keungan. sang seniorpun mulai berkata-kata.
"Gimna Ini mas.? kondisi darurat tingkat malaikat ini mas,,"
Dia hanya bilang.. "Patenang,, Patenang Hendy Uka Uka, Bedhe Allah" Sambil ketawa sembari wajah yang gembira.

PESAN Untuk Para Pejuang :
Berusahalah untuk menggapai cita-cita mu walaupun ekonomi tak mumpuni, karena berkah dan rezeki akan berjalan mengiringi kita selama kita sungguh-sungguh menempuh perjalanan mencari ilmu untuk sebuah cita-cita mulia..

By: Hendy Uka Uka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MASA SEKOLAH DASAR HENDY UKA UKA

PERJALAN SAAT JADI GUBERNUR BEM-FEB UNIV. KANJURUHAN MALANG